Home » » Jadwal Allah di Akhir Jaman

Jadwal Allah di Akhir Jaman

...dapat dari milis nih dan menarik sekali, jadi saya posting di blog ini untuk di share kepada pembaca semua...

Saya rasa untuk jadwal sepenting yang diceritakan di hadits ini, semua orang berhak tahu.

Sebetulnya bukan hanya hadits Rasulullah tentang penaklukan Konstantinopel saja yang para Sahabat ingin jadwal berlaku di tangannya.

Bahkan hadits2 Rasulullah tentang Pemuda Bani Tamim pun sudah ada beberapa orang yang berminat untuk menggenapinya. Contohnya Imam Hasan Al Bana. Beliau berharap Pemuda Bani Tamim itu adalah dirinya dengan berusaha menggenapi ciri2 Pemuda Bani Tamim itu. Beliau membangun suatu jamaah yang kemudian dinamakan "Ikhwanul Muslimin" meminjam hadits Rasulullah yang mengatakan bahwa Pemuda Bani Tamim memiliki jamaah yang disebut "Ikhwan".

Tapi karena bukan jamaahnya yang dijanjikan, maka akhirnya perjuangan beliau kandas dan beliau mati syahid di tangan pemerintah Mesir. Semoga beliau mendapat tempat mulia di sisi ALLAH.

Tentang Ikhwan ini sendiri ada beberapa hadits yang menceritakannya. Salah satunya: Rasulullah sangat rindu pada Ikhwan ini sampai2 ada Sahabat yang cemburu dan berdoa minta umurnya dipanjangkan sampai akhir zaman agar masuk golongan Ikhwan.

Kemudian PM Malaysia Dato' Seri DR. Mahathir Mohammad. Beliau pernah menyatakan bahwa beliau ingin sekali menjadi Pemuda Bani Tamim itu, yang dikisahkan membangkitkan Islam dari timur. Cuma, beliau belum pernah membangun suatu jamaah kebenaran yang disebut Ikhwan :-)

Tak ketinggalan Imam Jalaludin As Suyuti. Mujaddid ke 7 (CMIIW). Beliau berusaha menggenapi SELURUH ciri2 Pemuda Bani Tamim itu. Beliau telah berhasil membentuk jamaah yang dinamakannya "Ikhwan" sejumlah 313 orang. Semuanya ORANG BERTAQWA. Wali2 ALLAH. Hanya satu ciri Pemuda Bani Tamim yang tak bisa beliau genapi sampai akhir hayatnya yaitu: Negara. Pemuda Bani Tamim akan mendapat Daulah (negara) di timur. Ciri2 Pemuda Bani Tamim dapat dilihat di kitab karya beliau: Jami'us Shagir.

Hadits Rasulullah bahwa "Islam akan bangkit dari timur" pun banyak yang berusaha menggenapinya. Jika kita perhatikan, banyak sekali wali2 dari tanah Arab pernah datang ke tanah ini (Nusantara). Mulai dari Aceh sampai Merauke terdapat makam2 Wali ALLAH. Bahkan makam Syekh Ahmad di Merauke bertahun 1333 M. Bayangkan, tahun 1333 Masehi, ada apa di Merauke. Tapi seorang Wali ALLAH sudah sampai di sana untuk berdakwah menyebarkan Islam dan menggenapi hadits Nabi. Di Brunei ada makam Syekh Syarif Ali yang bertahun 1400 M. Di sana tertulis riwayat beliau sebagai penyebar Islam pertama di Borneo Utara, bahkan mungkin seluruh Kalimantan beliaulah yang pertama. Sultan Brunei sekarang adalah keturunan beliau yang ke-29.

Di Jawa apalagi. Banyak sekali makam wali2 tanah Jawa yang biasa kita sebut Wali Sanga (Wali Sembilan). Mengapa sembilan? Dari sejarah nya, sejak wali2 pertama diutus ke Tanah Jawa ini langsung oleh Sultan Turki jumlahnya tetap sembilan. Jika ada satu wafat, selalu ada satu penggantinya. Ini bisa jadi bahan quiz, kenapa selalu sembilan? :-)

Mulai dari wali2 pertama yang berhasil mengislamkan Raja Kediri waktu itu: Jayabaya sekitar tahun 1200 M. Kedua wali yang dimaksud adalah Syekh Ali dan Syekh Subakir, langsung diutus oleh Sultan Turki (Dinasti Utsmaniyah). Raja Jayabaya kemudian menulis buku yang berjudul: "Babad Tanah Jawa" yang menceritakan tentang sejarah tanah Jawa, datangnya bangsa Eropa (Belanda) untuk menjajah, datangnya bangsa cebol berkulit kuning yang berkuasa seumur jagung (Jepang), dan tentu saja yang masih hot sampai saat ini, Ratu Adil dan Satrio Piningit yang akan memenuhi dunia dengan ketentraman dan keadilan. Ratu Adil yang dimaksud adalah Imam Mahdi, Muhammad Ibn Abdullah. Nah, sekarang jadi jelas kenapa Babad Tanah Jawa "ramalannya" banyak tepatnya. Yang ditulis di buku itu bukan ramalan, melainkan Jadwal Tuhan yang diceritakan oleh kedua guru Raja Jayabaya itu.

Kemudian berlanjut ke wali2 yang biasa kita kenal seperti Maulana Malik Ibrahim yang keturunan Arab, Sunan Ampel dan Sunan Bonang yang keturunan Cina dari Tanah Siam, murid mereka Sunan Kalijogo yang asli Jawa dlsb.

Ada apa wali2 itu ke sini? Yang pasti bukan hanya untuk berdagang karena untuk berdagang mereka tak perlu jauh2 ke sini. Mereka ke sini untuk menggenapi hadits Rasulullah tentang kebangkitan Islam di timur. Untuk menggenapi hadits itu tentu saja Islam harus berkembang dulu di Kepulauan Nusantara yang ketika itu penduduknya kebanyakan menganut agama Hindu, Budha, dan animisme/dinamisme. Jadi, atas dasar jasa merekalah sebagian besar dari kita ini menganut Islam.

Apakah kita tak memperhatikan kenyataan bahwa meskipun 350 th Belanda bercokol di sini tapi agama Islam tetap matoritas, bahkan makin banyak penganutnya? Coba perhatikan negara tetangga, Filipina. Setelah selesai penjajahan oleh Spanyol, hampir seluruh penduduknya bisa ditaklukkan di bawah Vatikan kecuali sedikit penganut Islam di selatan.

Tujuan penjajahan bangsa Eropa ada 3: Gold, GOSPEL, dan Glory. Untuk faktor Gospel mereka kurang berhasil di Nusantara ini. Ini adalah tanda dari Tuhan bahwa Tuhanlah yang memelihara bara Islam di Tanah Nusantara ini, untuk kebangkitan Islam dari timur di akhir zaman seperti pernah disabdakan Rasulullah SAW.

sekian dulu, yang benar dari ALLAH, yang salah dari kelemahan saya sendiri.

wassalam,

-Mohammad Rizal-

Share this article :
 
Copyright © 2015. music lirik
Blogger Templates