Home » » Awas! Jangan Mengendarai Mobil Sambil BBM-an

Awas! Jangan Mengendarai Mobil Sambil BBM-an

nyetir mobil sambil bbm berbahaya

Mengendarai mobil sambil ber’bbm’ria
akhir-akhir ini semakin menjadi kebiasaan warga di kota-kota besar. Ketika lampu lalu lintas sedang menyala merah, atau saat jalanan macet, rata-rata pengemudi asyik dengan gadget BlackBerry-nya.

Bahkan karena keasikan hingga lupa kalau mobil di depan sudah bergerak atau lampu sudah berganti hijau. Setelah di klakson baru bergerak, namun tangan kanan masih memegang BlackBerry. Tangan kiri memgang stir, sementara mata sebentar-sebentar masih sempat membaca BlackBerry Messenger (bbm).

Braaak,….tiba-tiba mobil di depan ditabrak. Pengemudi di depan keluar, menghampiri pengendara yang sebelumnya asyik ber’bbm’ria. Kalau sudah begini, tak jarang perang mulut terjadi, setelah itu ribut bahkan hingga terjadi baku hantam. Klakson mobil di belakang pun bersahut-sahutan, tak lupa diiringi makian, lalu lintas pun jadi macet.

Pernahkah Anda melihat kejadian seperti itu? Atau mungkin Anda sendiri pernah mengalaminya? Kalau itu yang terjadi, berhentilah atau kurangilah bbm-an atau sms-an saat sedang mengemudikan mobil.

Pekan lalu, seorang pengendara perempuan muda, tewas setelah bertabrakan dengan dua mobil dari arah berlawanan. Tracy Wale (22) nama gadis cantik asal Northampton, Inggris ini asyik berkirim pesan saat tabrakan terjadi.

Menurut polisi, Tracy sama sekali tidak menyadari kalau mobil Vauxhall Astra yang dikendarainya sudah keluar jalur saking asyiknya berkirim pesan. Berdasarkan penjelasan Northampton Coroners Court, pihak polisi menemukan ponsel Tracy masih berisi pesan yang belum sempat dikirim.

Tragisnya, pesan yang disampaikan Tracy kepada temannya itu nggak penting-penting amat. Artinya, kalau pesan singkat (sms) atau bbm itu dibalas ketika dia sampai di tempat tujuan, tabrakan itu mungkin tidak akan terjadi.

“Tidak ada yang begitu penting, tapi Anda tidak mampu menunggu sampai ke tujuan untuk kemudian membalas pesan itu,” kata orang tua Tracy dengan perasaan sedih.

Di Inggris bukan tidak ada larangan penggunaan ponsel saat berkendara, sama dengan di lebih dari 50 negara lainnya, termasuk juga Indonesia. Sanksi bagi pelanggar aturan berponsel saat berkendara di tiap negara berbeda-beda, ada yang mencabut surat izin mengemudi (SIM), sanksi penjara, dan sanksi denda dengan jumlah bervariasi.

Tapi Tracy, sama seperti dengan banyak orang di Indonesia atau tempat-tempat lainnya, suka melanggar aturan. Di negara kita sendiri, mengacu pada Undang Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pada 22 Juni 2009, memberi sanksi denda Rp 750 ribu atau kurungan badan tiga bulan (pasal 283).

Nah! Kalau Anda tidak mau seperti Tracy, mari kita taati aturan. Sayangilah jiwa Anda, Stop ber’bbm’-an atau ber’sms-an saat Anda sedang berkendara.
Share this article :
 
Copyright © 2015. music lirik
Blogger Templates